Origami Sebagai Media Pengembangan Motorik Halus Anak Usia Dini

Authors

  • Dedi Sahputra Napitupulu STIT Al-Ittihadiyah Labuhanbatu Utara, Indonesia
  • Hairullah Hairullah STIT Al-Ittihadiyah Labuhanbatu Utara, Indonesia
  • Desi Ana Putri STIT Al-Ittihadiyah Labuhanbatu Utara, Indonesia

DOI:

https://doi.org/10.37812/atthufuly.v5i1.1606

Keywords:

Origami, Motorik Halus, Anak Usia Dini

Abstract

This study aims to describe the use of origami learning media in developing fine motor skills in early childhood. This study used descriptive qualitative method by choosing the research location in RA Miftahussalam. The data were obtained using observations, interviews and documents. The results showed that fine and gross motor development is very important for early childhood. Because, these two motors are very visible and can be measured development. Through origami media or the art of paper folding taught to children, it can improve the fine motor skills of group children, especially in RA Miftahussalam. Therefore, the use of this media is highly recommended for other educators. 

References

Amrulloh, A., & Mulyoto, A. (2016). Animasi Pembelajaran Interaktif untuk Anak 4-5 Tahun Berbasis Android. Jurnal Informatika Universitas Pamulang, 1(2), 38- 42.

Ariyanti, T. (2016). Pentingnya pendidikan anak usia dini bagi tumbuh kembang anak the importance of childhood education for child development. Dinamika Jurnal Ilmiah Pendidikan Dasar, 8(1). 50-58.

Darmawan, A., & Maulana, A. (2019). Pengembangan Model Pembelajaran Permainan Motorik Halus Untuk Anak Usia Dini. Jurnal Kejaora (Kesehatan Jasmani Dan Olah Raga), 4(2), 23-27.

Emilda, S. (2018). Faktor-faktor yang Mempengaruhi Terjadinya Kekerasan pada Anak di PAUD Anak Musi Palembang Tahun 2017. Jurnal Kesehatan Dan Pembangunan, 8(16), 97-108.

Khadijah. (2015). Media Pembelajaran Anak Usia Dini. Medan: Perdana Publishing.

Marietta, F., & Watini, S. (2022). Implementasi model ATIK dalam pembelajaran motorik halus melalui media origami di Taman Kanak Kanak. JIIP-Jurnal Ilmiah Ilmu Pendidikan, 5(8), 3053-3059.

Rezky, R., Utami, N. W., & Andinawati, M. (2017). Hubungan Status Gizi Dengan Perkembangan Motorik Kasar Anak Usia Prasekolah Di Wilayah Kerja Posyandu Kalisongo Kecamatan Dau. Nursing News: Jurnal Ilmiah Keperawatan, 2(3), 93-102.

Rianto, A.K.Y., Mahardhika, D.B., Purbangkara, T. (2023). Teori Belajar Motorik. Sidoarjo: Uais Inspirasi Indonesia.

Rismayanthi, C. (2013). Mengembangkan keterampilan gerak dasar sebagai stimulasi motorik bagi anak taman kanak-kanak melalui aktivitas jasmani. Jurnal Pendidikan Jasmani Indonesia, 9(1), 64-72.

Saputra, W. N. E., & Setianingrum, I. (2016). Perkembangan motorik halus anak usia 3-4 tahun di kelompokbermain cendekia kids school madiun dan implikasinya pada layanan konseling. Jurnal CARE (Children Advisory Research and Education), 3(2), 1-11.

Tyasari, N. A., & Ashshidiqi, A. (2020). Penerapan Kegiatan Origami dalam Mengembangkan Motorik Halus Anak Usia 5-6 Tahun. Jurnal Pelita PAUD, 5(1), 39-42.

Wahyuti, S. (2015). Cara Gampang Melipat Origami. Jakarta: Dunia Cerdas.

Downloads

Published

2025-05-26

Issue

Section

Articles

How to Cite

Napitupulu, D. S., Hairullah, H., & Ana Putri, D. (2025). Origami Sebagai Media Pengembangan Motorik Halus Anak Usia Dini. AT-THUFULY : Jurnal Pendidikan Islam Anak Usia Dini, 5(1), 7-13. https://doi.org/10.37812/atthufuly.v5i1.1606